DDI Kembali Berduka, Nurhasan Tokoh Visioner DDI Meninggal Dunia

Makassar, sulsel.ddi.or.id – Innalillahi Waiinna Illaihi Rajiun. Belum hilang rasa duka atas kebakaran di Pondok Pesantren Darud Da’wah wal Irsyad (DDI) Patobong, DDI kembali berduka dengan meninggalnya salah satu sosok visioner dan alumni Nurhasan terbaiknya pagi ini, Rabu 15 Januari 2025.

Nurhasan merupakan Wakil Ketua Umum DDI Sulawesi Selatan yang telah banyak memberikan bantuan pemikiran, tenaga, dan materi untuk DDI.

Ketua Umum DDI Sulawesi Selatan Gurutta Prof Dr H Andi Aderus sangat terkejut mendapatkan info dari Istrinya tentang kematian Nurhasan saat berkantor di UIN Alauddin Makassar.

“Saya kaget jam 8:15 setelah ibu di rumah nelpon kalau Nurhasan meninggal padahal beliau sempat chat di grup pengurus DDI Sulsel dari subuh sampai jam 7.56 yang merupakan chat terakhirnya di gruop,” ungkap Andi Aderus yang juga Wakil Rektor 2 UIN Alauddin Makassar.

Malam sebelum meninggal, tepat  jam 20.00 Cacang (sapaan Nurhasan) mengirimkan ucapan Selanat & sukses insya Allah amanah di grup pengurus kepada Ketum DDI Sulsel karena telah mencapai penghargaan tertinggi dalam dunia pendidikan dan rencananya akan kembali ke Makassar hari Kamis (besok)

Jam 7.32 alharmum mengirimkan video prof. Muammar yang mengulas tentang kebakaran di Los Angeles dan mengucapkan Subhanallah luar biasa kajiannya soal kebakaran di amerika saat ini kaitannya dgn pesan alquran. Ceramah2 beliau & pak ketua hrs lbh byk dishare. Sdh sy oplos ke semua group2 sy yg ada di hp luar biasa.

Tepat jam 07.56 Nurhasan terakhir mengirimkan sticker the best sebagai tanda apresiasi atas video tersebut.

Berdasarkan informasi, Nurhasan meninggal saat sedang bermain tenis meja di apartemennya dikawasan Cempaka Putih Jakarta. Rekan bermainnya langsung membawanya ke Rumah Sakit Cempaka Putih guna mendapatkan pertolongan pertama.

Beberapa rekan almarhum turut  mengunjungi almarhum sesaat sebelum diberangkatkan ke Makassar, Ketua IADI Mangkoso Arham Basid ikut mengawal Jenazah bersama dengan beberapa rekannya.

Tepat pukul 20.00 Jenazah almarhum mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar menggunakan penerbangan terakhir Garuda Airlines GIA 612.

Rencananya AGH Prof Dr M Faried Wadjedy yang merupakan pimpinan Pondok Pesantren DDI Mangkoso akan melepas jenazahnya di kediamannya besok pagi.

Andi Aderus mengungkapkan bahwa sejak tahun lalu kami berharap dia kembali ke Makassar untuk membicarakan persiapan Rakorwil DDI Sulsel dan ingin mendengar ide-ide visionernya.

“Cacang itu memikili pikiran yang sangat ke depan untuk DDI, Reuni Alumni DDI Mangkoso yang menghadirkan Jutaan alumni pasca covid tahun 2022 di Hotel Claro dan itu sampai saat ini masih tak terlupakan buat para alumni DDI Mangkoso,” ungkapnya

Untuk DDI di Sulawesi Selatan, beliau lah yang menjadi pioneer pelaksanaan Semesta DDI tahun 2023 yang menghadirkan ribuan alumni DDI di lapangan Karebosi yang juga sangat berkesan.

Dengan keberhasilan tersebut, tambahnya, Pengurus Besar DDI mengamanahkan kepada beliau untuk mengurus Gelar Pahlawan Gurutta Ambo Dalle yang saat ini masih dalam proses di Dinas Sosial dan akan dia bawa ke Pusat saat dia datang di Makassar.

 

About rizkayadi sjukri