Maros, ddisulsel.co.id – Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk mencerdaskan anak bangsa, Darud Da’wah wal Irsyad (DDI) Kabupaten Maros mengadakan Pengajian Akbar dan Literasi Santri.
Kegiatan ini dipusatkan di Pondok Pesantren DDI Cambalagi Kabupaten Maros yang dilaksanakan selama dua hari, 16-17 September 2022.

Pengajian akbar ini yang diisi oleh AG. Prof. Dr. H. M. Faried Wadjedy, MA., Pimpinan Pondok Pesantren DDI Mangkoso Barru disambut meriah oleh masyarakat dan santri yang antusias mengikuti pengajian tersebut.
Anregurutta memberikan spirit keikhlasan yang ditularkan oleh AG. Abdurrahman Ambo Dalle dalam menyebar ilmu agama di Sulawesi Selatan terutama di Kabupaten Maros, di mana saat awal gurutta menghilang di antara jembatan putih dan lempangan atau belang-belang. Ketika itu dihadang oleh orang-orang yang tak dikenal, dibawa masuk ke dalam hutan selama 8 tahun untuk mengajarkan agama Islam.

Ketua DDI Maros Muh. Jamil, M.Pd mengungkapkan merasa bahagia atas kegiatan literasi yang dilaksanakan di pondok pesantren. “Selain itu, kami juga berkolaborasi dengan Dewan Pendidikan, Muslimat NU, dan Fatayat DDI,” ungkapnya.
Selanjutnya Sekretaris DDI Maros Muhammad Agus BJ saat dimintai tanggapannya mengharapkan kegiatan ini bs menjadi program yang berkesinambungan dan juga sebagai bentuk sinergitas terhadap program pemerintah yang terus menggenjot kabupaten Maros sebagai Kabupaten literasi.
“Pengajian akbar ini adalah manifestasi literasi tingkat tinggi lebih daripada menulis dan membaca, sehingga melalui pengajian akbar ini kita akan menjadi satu tangga dalam menuju Maros sebagai kabupaten yang religius dan menjadi bagian dari visi misi Bupati Maros,” ulasnya

Selain pengajian akbar ini, kegiatan santri juga diisi dengan apresiasi puisi, penilitian tindakan kelas, manajemen pengelolaan perpustakaan, dan keprotokoleran serta MC bagi santri.
DDI Cambalagi adalah Pesantren DDI terbesar di Kabupaten Maros di mana semua jenjang pendidikan ada, dari Raudhatul Athfal sampai pada tingkat Aliyah di mana santrinya saat ini lebih dari 1000 orang.(NAP)
DDI Sulsel Dakwah, Pendidikan dan Sosial
